Origally written by Rizka Fitri

Pernah dengar tentang aktivasi otak tengah? Setelah sekian lama, tiba-tiba saja saya teringat lagi tentang hal ini. Pertama kali mendengar tentang aktivasi otak tengah ini sebenarnya sudah lumayan lama, saat di Surga Ilmu (Perpustakaan) ITB atau saat ngobrol bareng teman saya waktu makan di kantin IT Telkom, astagfirulloh, saya lupa tepatnya dimana. Yang jelas, awalnya saat itu sedang ngomongin kerja otak kanan, otak kiri karena saat ini masih banyak orang berkutat bagaimana bisa menyeimbangkan kerja keduanya.Ternyata ada yang lebih heboh lagi daripada kedua otak itu. Tapi bukan berarti tidak dibutuhkan lagi, justru adanya otak tengah ini mampu memaksimalkan kerja otak kanan dan otak kiri.

Penggunaan otak tengah ini sudah digunakan di Jepang lebih dari 40 tahun dan di Malaysia baru 5 tahun. Kalau sudah mulai ada di Indonesia diperkenalkan oleh David Ting dari Malaysia.

Pengaktifan otak tengah ini dilakukan selama dua hari, dan lihat apa yang bisa mereka lakukan.

  1. Dapat membaca tulisan di kertas yang tertutup.
  2. Dapat menangkap bola dan mengendarai sepeda dengan mata tertutup.
  3. Dapat melihat dalam gelap.
  4. Dapat melihat melewati tembok.
  5. Dapat mengetahui isi dari suatu bungkusan tanpa membukanya.
  6. Mempunyai intelegensia kasih yang tinggi, sehingga sangat mengasihi orang tua seumur hidupnya.
  7. Kapasitas otak menjadi sangat besar sehingga dapat menggabungkan kemampuan otak kanan dan otak kiri secara maksimal.
  8. Tingkat kreatifitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang lain.
  9. Dapat mengetahui apa yang akan terjadi beberapa saat sebelumnya.

Kalau sudah tau tentang otak tengah gini, acara TV yang mempertontonkan acara yang seperti di atas ini jadi nggak menarik lagi. Cincailah, bagitu doang (emg kamu bisa?!, =_=” ), anak kecil juga bisa dengan aktivasi otak tengah ini.

Otak tengah terletak antara otak kanan dan otak kiri. Meskipun kecil, tapi sekali kemampuannya dimaksimalkan, masyaAllah luar biasa. Jadi jangan berfikir bahwa itu adalah mistis-mistisan (hati2 syirik, lho..^_^). Jadi, otak tengah ini dialkukan dengan ilmiah, menggunakan gelombang otak alfa yang muncul biasa saat kita kreatif dan relax. Otak tengah yang sudah teraktifasi bekerja dengan memancarkan gelombang otak dan bekerja seperti radar.

Tertarik? Saya juga. Tapi, sayangnya, menurut pusat pelatihan aktivasi otak tengah ini hanya dapat dilakukan pada anak usia 5-15 tahun. Sementara untuk orang dewasa masih sangat sulit. Hal ini memang disebabkan oleh berbagai faktor yang membuat aktifasi pada orang dewasa lebih sulit.

Tapi jangan langsung pupus harapan dulu,kawan, karena beritanya aktivasi otak tengah untuk orang dewasa sedang dalam pengembangan dan diperkirakan akan selesai tahun 2012. Jadi, kita tunggu saja berita selanjutnya.

Berita ini juga bisa anda baca di Facebook : Pernah dengar tentang aktivasi otak tengah?