Ya Allah, Aku Jatuh Cinta

Ya Allah, Aku Jatuh Cinta

Ya Allah, Aku Jatuh Cinta

Rasulullah SAW bersabda,“Barangsiapa jatuh cinta, lalu menyembunyikan cintanya, menahan diri, bersabar lalu meninggal dunia maka ia mati syahid”.

Namun, bila urutannya adalah jika cinta itu menjadi spirit,
ia sembunyikan dengan penyembunyian yang melahirkan potensi-potensi kesalehan,
ia menahan diri tidak terjerembab dalam kecintaan syahwati,
geloranya Geloranya ia bingkai dengan ketinggian kecintaan pada Sang Pemiliki Cinta, Al-Waduud.

Lalu ia bersabar, iffah, menjaga diri dari kecintaan pada penghambaan makhluq,
ia serahkan segala energi cintanya hanya untuk Allah semata.
Penggambaran-penggambaran manisnya cintanya itu ia tumpahkan segalanya untuk Sang Khaliq.
Lalu ia terkubur dalam timbunan-timbunan mahabbah, ia rasakan kelezatannya dalam penghambaan, lalu sampai di ujung umurnya hingga mati.

Ia syahid.

Muhtar Fatony