“Kenapa warnanya hitam?” celetuk temen kelasku, waktu duduk pas di sebelah kananku.

Kemarin-kemarin pas kuliah, juga sering pake jilbab warna hitam. Jadi, sekarang apa masalahnya kalau aku juga pake hitam. Kemarin gak ada pertanyaan, tapi kenapa sekarang jadi dipertanyakan. Jadi masalah yang sebener-benernya apa?  Atau karena pertumbuhan jilbabku yang tergolong subur ? alias semakin panjang…Xixixi…

Bagus kan malah semakin panjang, daripada makin pendek.Na’udzubillah. .

Ketika pemakaian jilbab mulai melenceng dari orientasi yang benar.  Ya gitu efeknya, gampang digiring dengan tren jilbab, terombang ambing dengan mode, dan bisa jadi tidak paham bagaimana tuntunan syar’i dalam berhijab. Jilbabnya yang panjang lama-lama semakin pendek, cukup pendek, dan sangat pendek. Na’udzubillah

Emang sih jilbab di jaman sekarang tu banyak banget jenis dan modelnya. Mulai jilbab gaul, yang paling banyak kutemui, jilbab yang dililit-lilit di leher, dan ada juga  jilbab yang pake model benjolan di kepalanya.   Dari ukuran juga bervariasi, ada jilbab yang pendek seleher, ada yang tanggung, ada juga yang seperut,  ada juga yang selutut dan sekaki. Warnanya juga macem-macem, buanyak banget. Pusing deh kalo nyebutin satu-satu… Ampuun.

pake jilbab panjang ?!

kenapa ekspresinya jadi…. 

Mungkin ada yang berkata ini sangat sulit.

Tapi hal ini akan sangat mudah bagi seseorang yang melakukannya dengan ilmu, demi menjaga ketaatannya kepada Allah dan Rasululloh, yang ingin lebih baik dalam menutup aurat demi menjaga kehormatan diri. InsyaAllah.

“Umar bin Abdil Aziz mengatakan: Barangsiapa beribadah pada Allah tanpa ilmu, maka kerusakan yang ditimbulkan lebih besar daripada perbaikan yang dilakukan.”
(Al Amru bil Maruf, Ibnu Taimiyah, 15)