Menguap adalah perbuatan yang berasal dari syaitan, sebagaimana sabda Nabi saw :

الْعُطَاسُ مِنَ اللّهِ , وَالتَّثَاؤُبُ مِنَ الشَّيْطَانِ , فَإِذَا تَثَاءَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَضَعْ يَدَهُ عَلَى فُيْهِ , وَإِذَا قَالَ : آهْ , آهْ , فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَضْحَكُ مِنْ جَوْقِهِ . وَإِنَّ اللّهَ عز جل يُحِبُّ الْعُطَاسَ ، وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ .
Bersin itu dari Allah dan menguap itu dari syaitan. Jika salah seorang kalian menguap, maka tutuplah mulutnya dengan tangannya dan jika ia mengatakan `aaah…’, maka syaitan tertawa di dalam perutnya. Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap.” (HR. At-Tirmidzi dan ia menshahihkanya, al-Hakim dan ia menshahihkannya serta disetujui oleh adz-Dzahabi, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah dari Abu Hurairah . Hadits ini terdapat dalam kitab Shahiihul Jaami’ )

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu menjelaskan adab-adab ketika menguap di dalam shalat:

  1. Hendaknya ia tahan sembari menutup mulutnya. Hal ini berlandaskan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:  “Jika salah seorang dari kalian menguap dalam shalat, maka tahanlah semampunya, karena sesungguhnya syaithan berusaha untuk masuk.” (HR. Muslim)
  2. Meletakkan tangannya pada mulutnya, agar syaithan atau serangga tidak masuk berdasarkan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, “Jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia letakkan tangan pada mulutnya, karena sesungguhnya syaithan akan masuk.” (HR. Muttafaqun ‘alaihi)
  3. Menahan agar tidak bersuara, berdasarkan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam,“Jika salah seorang di antara kalian menguap maka tahanlah semampunya, karena sesungguhnya salah seorang dari kalian jika bersuara: haa…, membuat syaithan tertawa.” (HR. Bukhari)Yang dimaksudkan “haa” yaitu suara yang muncul dari orang yang menguap tatkala membuka mulutnya.

Sumber: Salah Kaprah yang Mesti Diluruskan karya Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu, penerbit: Pustaka Salafiyah, hal. 95-96 (dengan sedikit perubahan).

Doa Saat Menguap ??? 


Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda ;
“Sesungguhnya Allah menyukai bersin, dan membenci menguap, maka jika salah seorang dari kalian bersin dan membaca hamdalah maka merupakan hak bagi setiap muslim yang mendengarnya untuk mengucapkan Yarhamukallah, adapun menguap maka itu dari setan, maka jika salah seorang dari kalian menguap maka hendaknya ia menahannya semampunya, karena sesungguhnya jika salah seorang dari kalian menguap, maka tertawalah setan karenanya.(HR. Al – Bukhari)

Tidak ada keterangan untuk membaca doa-doa tertentu ketika kita sedang atau setelah menguap.