Terhentak, tiba-tiba aku terbangun dan yang pertama kudengar adalah lantunan takbir dari masjid Al-Mukhlisin. Aku tertidur setelah selesai menulis sebuah catatan tadi.

MasyaAllaah“, ucapku lirih. Entah kenapa ada rasa haru yang menyelinap dalam qolbu.

Harusnya aku ada di tengah-tengah keluargaku sekarang.  Sedih juga hari ini. Suara takbir terus berkumandang sepanjang malam. Hingga pukul 1.00 aku belum bisa bermimpi yang indah. Dan hanya laptop yang terus melihatku gelisah.

Malam ini pokoknya semua yang bisa diajak ngobrol, diajak ngobrol deh. Hiks. Sepi sekali. Mana zauji belum datang lagi (apa coba..apa coba…heee). Vivi, tata, iyiyk pada entah kemana.. Yang lain pada nonton pilem, aih, malas kali nya. Yasudah aku sendiri ajah.(02:00 AM)

Selamat Hari Raya.

Semoga amal ibadah kita diterima Allah Swt dan dipertemukan lg dg  Eid selanjutnya.. أمين