Bismillah.

Menulis itu Mudah

Otakku sering merasa tersentak karena peristiwa demi peristiwa yang tak biasa sering terjadi di sekitarku atau kualami sendiri dan membuatku tiba-tiba berteriak , “Yheey, aku dapet inspirasi“, “Aku punya ide baguss“, “Ahaaaaaa…“(kalau teriak yg ini sering di protes.Ha hay.).

Mungkin kamu termasuk pemilik gagasan yang berkelebatan di sering kali singgah dan pergi di benak tanpa terusik, bukan tidak mau, tapi bingung bagaimana untuk menuangkan gagasan itu menjadi catatan yang apik. padahal bisa saja hanya menuangkan satu kalimat, kemudian menguraikan menjadi satu naskah. Masalahnya ide itu gampang sekali masuk dan keluar begitu saja, makanya bagaimana cara menangkap ide tersebut agar tidak sia-sia begitu saja?

Jangan buang ide yang muncul, catatlah, dan buat buku catatan inspirasi. ” kata-kata ini yang saya baca dari sebuah artikel. Ada benernya juga lhoh. Ide dan sumber ispirasi itu mahal. Makanya Jangan diremehkan, jangan dibuang. Segera catat idemu di Buku Ispirasi. Bagusnya sih itu buku khusus untuk ‘catetan kumpulan ide”mu’ gitu, biar gak kecampur dan bercecer kemana-mana. Bagusnya lagi buku itu kamu bawa kemana-mana, biar kalo tiba-tiba inspirasi dateng, langsung kamu catet deh.

“Aaahhh, masa buku begituan dibawa kemana” di bawa Al Qur’annya ditinggal ?”ada yang tiba” sewottt (pecemburu).
Aku langsung diem,”Iya-iya ditambahin deh : Jangan sampe buku itu jadi pesaingnya Al-Qur’an ya, temen”. Inget lho, Al-Qur’an itu petunjuk yg utama dalam hidup kita. Hayoooo, siapa yg males ngaji? Al-Qur’an bukan cuman baca doank lho. Tapi juga dipelajari-diamalkan-diajarkan-dihafalkan. Ok,ok“.(senyum).
Nah, gitu dong,,,“sambil nyelonong ambil minumanku (baca: moccaku,,,).

Lanjuttttt…..
Mana tau, dari ide yang dicatet tadi itu berkembang sesuatu yang jauh lebih besar dan mampu merubah hidup anda jauh lebih baik. Ada yang bilang, “Apa yang anda pikir, itu yang akan menjadi kenyataan “. Makanya jangan berfikir sesuatu yang negatif (jelek mulu), karena manusia itu memang cenderungnya untuk mengikuti apa yang enak menurut hawa nafsunya (baca : budak-hawa-nafsu), kalau dituruti memang gak abis-abis. Makanya orang yang sukses adalah orang yang punya kekuatan yang lebih besar untuk keluar dari zona nyaman dalam hidupnya.

My Green Note Book


Kita bisa-bisa aja hidup gampang-gampangan aja. Gak usah ambil masalah, udah, hidup penuh kegampangan. Tapi kegampangan itu yang justru akan jadi masalah dalam hidupnya. Kalau kamu mangambil filosofi hidup “seperti air yang mengalir“. Lihat !!! Air itu akan mengalir ke tempat yang sejajar atau ke tempat yang cenderung lebih rendah. Ya nggak ?! Karena hakikatnya air memang mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah. Seperti itulah, orang yang seperti itu tidak akan lebih baik, kalau lebih menurun, sangat mungkin. Oleh karena itu, kita harus terus mengembangkan diri, kita harus berani menghadapi masalah, menghadapi resiko, karena itu proses, karena itu bagian dari tahapan untuk kita menjadi lebih baik dari sebelumnya.(semangat membara).

“Aihh, kita ngomongin motivasi menulis apa motivasi hidup sih?”.
Kita lagi ngomongin motivasi hidup, salah satunya agar kita tetap terus punya menulis“. Haghaghga.

Okelah kita kembali ke jalan utama.
Nah, setiap kali kita menemukan ide baru, janganlah dianggap remeh, atau membuangnya begitu saja. Catat dan buatlah sebuah buku inspirasi yang memuat semua ide tersebut. Jangan takut ide kita tidak relevan dengan tulisan yang ingin kita buat saat ini. Bisa jadi ide kita dapat digunakan di lain kesempatan, dan kita tinggal memilah mana ide yang relevan, atau mana yang mendukung tulisan berikutnya. Ada baiknya kita membawa sebuah buku catatan, kertas kecil, handphone, atau apa saja yang dapat digunakan sebagai media menulis. Setelah tercatat, kita bisa pindahkan dalam buku inspirasi yang kita buat. Ingat, tulis ide-ide kita di sebuah buku agar inspirasi kita tidak terpisah-pisah, dan kita juga mudah menggunakannya ketika butuh. [1]

Namun, sama seperti impian, ide secemerlang apa pun, hanya akan jadi mimpi di siang bolong jika tak disertai tindakan nyata. Ide hanya berguna jika ada kemauan untuk menjalankannya. Ide hanya dapat berarti jika ada tindakan yang dimulai dari diri sendiri.

Mari, maksimalkan potensi pikiran kita dengan menciptakan ide-ide yang berguna. Sebab, bisa jadi, gara-gara satu ide saja, seringkali manusia dapat meraih kesuksesan yang luar biasa. Maka, ketika kita mempunyai ide, segera catat dan pikirkan cara untuk mewujudkannya. Dan, kita harus punya sikap tegas untuk membuang pikiran.”Itu tidak mungkin !” ganti dengan “Itu mungkin !” Nothing is impossible ![2]

Inspiration Book

Sumber :

  1. Nurdiyanti, Sofa. “9 Cara Jitu Memancing Ide Menulis“. Dapat di akses di : 9 Cara Jitu Memancing Ide Menulis[3:40 AM 1/13/2011]
  2. Wongso, Andrie. “Jangan Remehkan Ide Kecil“.Dapat di akses di Jangan Remehkan Ide Kecil [3:43 AM 1/13/2011]