Putri Padang Ilalang

Cobaa tebak, kenapa?

Hari ini gado-gado dah, semua perasaan campur-menyampur menjadi satu, itulah aku hari ini.

Siapa yang mengira hari ini aku dapet SIM dari mama.

“Alhamdulillaahi bini’matihi tatimmush sholihaat.”

Siapa yang mengira bahwa perjalanan putri menemui persinggahannya hari initernyata malah kandas di tengah jalan.

Aku jadi berasa jadi putri yang hilang. Yang tiba-tiba ditinggal pasukan pengawal karena ada urusan lain yang mendadak dan tidak bisa ditinggalkan karena urgent (urusan apa coba?).

Akibatnya tulisanku banyak yang menumpuk di draft. Ouch. Padahal hari ini aku mulai nyusun juga draft buat tulisanku yang bakal jadi karya perdana yang dibukukan.

Sekarang aku menjadi putri yang hilang

Duduk di bawah pohon yang dirindang

Di tengah-tengah padang ilalang

Cuma tulisan ini yang meskipun tidak begitu bermutu tinggi, tapi berhasil aku selesaikan. Karena menggunakan metode brainstorming, metode terbaik yang dipakai saaat pikiran sedang kacau, perasaan tidak menentu, tapi sedang ingin menuliskan sesuatu.

Maaf kawan, kali ini aku bener-bener curhat. Hwaaaaaa….(Mulai deh nangis bombay).