Archive for March, 2011

Syarhus Sunnah


Point 9

Bahwa dalam sunnah tidak ada qiyas,tidak boleh mengikuti hawa nafsu.Sesungguhnya kewajiban kita hanya membenarkan saja,tidak boleh mensyarah dan bertanya mengapa.

Point 10Ilmu kalam (ilmu yang berbicara tentang Allah sebatas akal ,dan ini muncul untuk membantah ilmu filsafat).
Bertengkar, berjiddal,semua itu diada-adakan,dan menimbulkan keragua-raguan dihati.Walaupun pelakunya sesuai dengan hak dan sunnah. Read more…
Advertisements

Ketika Virus-Virus Futur Menyerang


Al Ustadz Abu Hamzah hafidhohullohu

Sebagai seorang muslim, kita perlu mengetahui bahwa yang bisa menyelamatkan kita di kehidupan akhirat kita hanya dua hal, yaitu aqidah shohihah dan amal sholih. Yang perlu kita lakukan di dunia ini adalah hanya selalu istiqomah di atas kedua hal tersebut. Namun, ada kalanya ketika kita sedang berusaha istiqomah, kita malah berbelok dari jalur keistiqomahan tersebut. Kita mundur dari apa yang kita pertahankan tersebut.Keadaan seperti ini dalam Islam diistilahkan dengan futur. Read more…

Istilah-istilah dalam jarhu wa ta’dil


Ilmu Al-Jarh wat-Ta’dil adalah ilmu yang menerangkan tentang cacat-cacat yang dihadapkan kepada para perawi dan tentang penta’dilannya (memandang lurus perangai para perawi) dengan memakai kata-kata yang khusus dan untuk menerima atau menolak riwayat mereka – Ushulul-Hadiits halaman 260; dan Muqaddimah Kitab Al-Jarh wat-Ta’dil 3/1.

Para ulama membolehkan Al-Jarh wat-Ta’dil untuk menjaga syari’at/agama ini, bukan untuk mencela manusia. Read more…