Manusia yang mengaku bisa melihat & tau hal-hal ghaib, berarti dia telah KAFIR. Wallahul Musta’an.

Ya Muqollibal qulub, tsabbit qolbi ‘alaa dinik. Ya Allah yang membolak-balikan hati tetapkanlah hati-hati kami atas agama-Mu, dan janganlah Engkau palingkan kami meskipun hanya sekejap saja.

Karena manusia tsb sudah mendustakan Allah Ta’ala.

Ad dalilu qolallahu ta’ala fii hil qur’anil karim : (yg artinya)

“Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan” [An-Naml : 65]

“(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridahiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan belakangnya” [Al-Jin : 26-27]

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan NabiNya Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengabarkan kepada manusia dengan firmanNya.

“Artinya : Katakanlah : “Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku” [Al-An’am : 50]

Hukum Orang Yang Mengaku Mengetahui Yang Ghaib

Berita Ghaib, antara Kufur dan Iman

“Orang Pintar”

Allahu A’lam..

Ya Muqollibal qulub, tsabbit qolbi ‘alaa dinik. Ya Allah yang membolak-balikan hati tetapkanlah hati-hati kami atas agama-Mu, dan janganlah Engkau palingkan kami meskipun hanya sekejap saja.