Bismillaah..

Siang ini merenung sambil chatting dan merenung lebih dalam, ternyata.
Tumpukan kardus di rumah ini dan mengubah tempat ini kayak gu-dang. Hhehehehe. Tapi gak enak banget diliatnya. Huhuhuhu.

Tapi entah mau dikemana’in. Penumpukannya juga udah ga sesuai kaidah penumpukan barang. Qeqeqeqe.
Setumpuk aja udah empat kardus. ckckck.

Mungkin sebentar lagi kita akan merubahnya jadi lebih baik. Baiklah…

Saatnya kita tidur siang. Tidur siang kan ibadah.

Beda lho ya antara orang yang mengatakan “tidur di Bulan Romadhon adalah ibadah”  dan “tidur siang adalah ibadah“.

Sebenernya tidurnya sih ga masalah ya, tapi kalau mereka mengatakan, ” kata Rasulullaah tidur di Bulan Romadhon adalah ibadah“.  Ini ni yang jadi bencana.  Rasulullaah ga pernah berkata demikian, tapi ada seseorang ada yang mengatakan, “Rasulullaah berkata“. Jadi, apa ini artinya ?

Itu artinya orang tersebut sudah berdusta, berbohong atas nama Rasulullaah Salallahu ‘alayhi wassalam.

Kalau si yang berkata itu benar-benar telah menuntut ilmu, dia pasti akan tau bahwa ada aturan HUKUM ASAL IBADAH ITU TERLARANG SAMPAI ADA SYARI’AT YANG MEMERINTAHKAN.

Nantilah ya, kita bahas lagi… Oiya, ana juga juga sedang belajar. Kalau salah tolong diperingatkan, dengan peringatan yang keras.