Perempuan itu kudu-wajib-musti-harus bisa masak. Katanya cinta itu dari lezatnya masakan turun ke hati. Katanya sih, no matter how smart and beautiful you are but laki-laki akan cair untuk perempuan yang bisa masak enak. Pantesan lah ya, emak-emak selalu maksa anaknya bisa masak katanya biar suaminya gak cari istri lagi. “Maksudnya biar gak cari istri lebih dari empat,mak?wew.

Memasak sendiri itu jauh lebih hemat banget daripada harus beli setiap hari. Misalnya 1 bungkus nasi 3000, makan 3x sehari sudah 9000. Itu seharga dengan 1kg beras. I kg itu bisa lebih lo untuk sehari, kalau yang makan cuma berdua. D itu baru nasi, belum lagi yang lainnya.

Kemudian, ada alasan lain yang lebih penting, yaitu kesehatan keluarga juga lebih terjaga. Memang banyak sih penjual makanan, tinggal beli, praktis, dan cepet lagi. Tapi siapa yang tau kalau proses pengolahan makanannya gak bersih. Belum lagi kalau makanannya ditambah dengan zat aditif. Kan kasihan kalau anak kita dibiarkan jajan sembarangan. Kalau si ibu pinter masak kan enak, mau masak kesukaan suami dan anak tinggal bikin sendiri deh. Trus di sayang mertua deh. Hehehe.

Ngomong-ngomong ibu mertua. Hehehee. Kalau dah mau nikah trus belum bisa masak itu yang bahaya, apalagi kalo dapet ibu mertua yang mewajibkan menantunya wajib bisa masak. ><. Sooo scaaaarry.

“Seminggu pertama pasca walimah tinggal di rumah ibu mertua, trus satu rumah semuanya pergi, sebelum mertua pergi, kamu di suruh ke dapur dan di sana udah tersaji daging sapi sekilo. Kamu disuruh masak dan mau gak mau sebelum mereka semua pulang masakan musti udah mateng. “>< Huhuhuhu. Maaammaaa.Ada kakak ipar lewat, tapi pas kamu tanya resep bumbunya tapi dia sensi dan nyelonong pergi. Hwekekkkekekke.Sedih amat.

Tau gak itu pengalaman siapa? Hehhee. Itu pengalamana budheku. Dia berani cerita gitu setelah sekian tahun dari pernikahannya. Pas cerita waktu itu anaknya udah pada besar-besar. Baru berani deh cerita gitu. Hohohoho.

Ya buat yang belum bisa masak, banyak-banyaklah belajar masak dan berdo’a. Termasuk salah satu do’aku, setelah nikah langsung merantau lagi aja. Hehehhehe. Tapi ya gak bisa gitu juga kali ya. Pasti ada saatnya harus di tempat mertua. Dan inilah salah satu usahaku biar bisa masak.

————————————————————————————————————-

Dengan berinisiatif baik akhirnya aku hari ini BELAJAR MASAK. Masak nasi, telur goreng, dan dua masakan lain. Pertama masak nasi tapi gak pakai rice cooker. Tapi di kukus. Ini cara tradisional sepanjang sejarah. Ya jaga-jaga, mana tau pas dah nikah nanti mati lampu lama. Jadi, tau cara masak selain pakai rice cooker. Heheheee. Apakah berhasil?

Fyuh. Udah hampir dua jam. Ternyata masak beras di sesi 1 airnya kurang jadi rada gosong, trus pas di kukus nasinya juga kayak setengah mateng. Huhuhuhu. Padahal dulu bisa ><. Tapi ya sudahlah, dari pada gas semakin habis, dicukupkan saja. Ckckck, masak nasi hari ini…tet~ttoooottt…G-A-G-A-L.

———————————————————————————————————–

Ini ceritaku, apa ceritamu….. Hihihi….