Ini kedua kalinya kehilangan seseorang yang teramat sangat dicintai. Semoga ini bukan penyesalan atas harapan-harapan yang belum sempat terwujud. Karena rasa-rasanya belum ada yang bisa kami lakukan untuk membalas kebaikan-kebaikan mereka, orang-orang terbaik di sekitar kami. Tapi kemudian Allaah menghendaki mereka kembali kepadaNya. Pasrah. Pada akhirnya hanya do’a yang bisa kami berikan.

My beloved grandma… Padahal pingiiiiiiiiiiinnn banget eyangku ada disaat aku menikah nanti and then look my children grow up. Tapi ya sudahlah. Qodarullaah wa maasyaa’a fa’al. Masih ada my Grandpa, semoga Allaah berikan umur panjang untuk beliau. Aamiin. Sampai nanti ketemu my new family. Luv luv Grandpa…

Tuh kan jadi pengen cepat-cepat pulang… Ketemu pupu (baca : papa), mumpung pupu di Jawa. ‘(

Semoga bisa selesai revisiku sbelum pupu pulang lagi. huhuhuhu…  Hope.  Pengen ketemu pupu, sehari aja tak apa deh. ><

Sudah banyak pelajaran untuk belajar menyayangi keluarga sebelum akhirnya mereka pergi tuk selama-lamanya. Dan saatnya mencurahkan cinta untuk orang-orang yang masih ada di sekitar kita. Mumpung Allaah masih berikan kesempatan. Pay all them with your ♥ (read : love).

Luv my Pupu n Mumu because of Allaah. and I’ll be a good girl. ^^

– another story –

Kemarin, ada akhawat yang tiba-tiba nyamperin di FB dan tanya, “Anty (kamu) masih di Kalimantan?”.
Rada heran, dan aku jawab, “Ana (aku) di Bandung, teh…”.
“Lah bukannya walimahan beberapa hari yang lalu? Atau udah pulang lagi?”

Gini nih, satu akun FB di pake dua orang. Jadi bingung siapa yang update status. Haghaghag. Tapi aku yang sering pake dan ga sadar ternyata update status yang sebelumnya nyambung dengan update status terbaru.
“Yang nikah kemarin mba Dini, teh”.
Oooallah dikirain anty habis seminar langsung walimahan.^^ Ndak apa2 semoga prasangka baik ku ini jadi kenyataan… Aamiin…”
Hehe… Subhanallaah bagus banget teh do’anya, “Allaahumma Aamiin…“.
Iih,  tuh kan jadi senyum-senyum sendiri. Hihi.

Bandung, 2 January 2012