Qodarullaah…

Sekarang udah beda dengan yang dulu. Bukan masa-masa sulit. Cuma masa-masa menghadapi tantangan. Lagi-lagi inget kata-kata klasik, ‘Badai pasti berlalu’. Ahey. Trus, trus… perhatikan juga masalahnya ada dimana.

Dan jika sepertinya masalah itu ada dalam diri sendiri. Gak perlu memandang orang lain, apalagi menuding orang lain. Orang yang menuding itu, satu jarinya mengarah ke orang lain dan empat jari mengarah ke diri sendiri. Jadi, siapa yang salah? Siapa yang lebih banyak salah? 

Kita ini juga ibarat kapal, dan orang lain itu ibarat mercusuar. Bukan mercusuar yang harus minggir. tapi kapal yang harus pengertian. Tidak mungkin juga kita paksa semua orang berubah seperti yang kita inginkan.

Jadi, kita yang harus mengubah haluan kapal agar tidak menabrak mercusuar.
Kita yang merubah diri.
Menjadi lebih baik.

*Menatap masa depan*
*Penuh semangat*