Bismillaah…

Kemarin adalah daurah tentang SUKSES USIA MUDA. Masyaa Allaah. Waktu pamitan, pengen nangis rasanya waktu ada akhawat yang memelukku sambil membisikkan untaian do’a. ‘( Jadi gak pengen pulang, pengen di Ma’had. ‘(

Waktu pulang juga Alhamdulillaah ‘alaa kulli haal mendapat ujian. Insyaa Allaah, uang yang dikeluarkan, tidak sebanding dgn ilmu yang di dapatkan. Kesusahan menuju ma’had, tidak sebanding dengan ilmu yang kita genggam.

Jadilah Pemuda Sukses -Ciri-ciri orang Sukses

  1. orang tersebut memiliki keimanan
  2. orang yang beramal shaleh
  3. saling menasehati antara satu dengan yang lain dalam kebenaran
  4. Saling menasehati dalam hal kesabaran.

Al Imam Ibnu Jauzi rahimahullaahu ta’ala, Beliau membagi fase manusia menjadi 5 :

  1. dilahirkan – Baligh
  2. Baligh – Berakhir masa muda (35th)
  3. usia 35th – 50th (fase orang tua dewasa)
  4. usia 50th – 70th (fase orang tua lanjut usia)
  5. usia 70th – meninggal

Kondisi kejiwaan khususnya Asy Syabaab, menurut Al Imam Jauzi eahimahullaahu ta’ala :

  1. Fase terberat melawan syaithan
  2. Jihad terberat melawan hawa nafsu

Jika kita sebagai pemuda gagal dalam fase ini, maka kita akan sangat-sangat menyesal. Jangan sampai kita bersedih karena masa muda kita yang disia-siakan. Semakin bertambah ilmu, maka semakin bertambah kesedihannya karena semakin bertambah penyesalannya mensia-siakan masa muda (yang tak pernah akan bisa terulang).

Jika sudah begitu :
Bertakwalah kepada Allah di mana saja engkau berada. Ikutilah kejelekan dengan kebaikan niscaya ia akan menghapuskan kejelekan tersebut dan berakhlaklah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. Tirmidzi no. 1987 dan Ahmad 5/153. Abu ‘Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

Yakinnlah Allaah Ghafuururrahiim, tidak ada dosa yang tidak diampuni.
Masih ada kesempatan kita untuk mempersiapkan diri menyambut datangnya masa kebahagiaan sejak usia muda. Mari kita tempatkan diri kita pada golongan yang akan memperoleh naungan dari Allaah pada hari tidak ada naungan kecuali naunganNya. Tujuh golongan tersebut :

  1. Seorang pemimpin yang adil
  2. Seorang pemuda yang tumbuh dan berkembang dalam ibadah kepada Allaah
  3. Seorang hamba yang hatinya selalu terkait dengan masjid
  4. Dua orang hamba yang saling mencintai karena Allaah. Berpisah dan bertemu karena Allaah
  5. Seorang hamba yang digoda wanita cantik dan terpandang, lalu ia bersikap,”Sesungguhnya aku takut kepada Allaah”
  6. Seorang hamba yang bersedekah ikhlas. Tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh tangan kanannya.
  7. Seorang hamba yang mencari tempat sucnyi untuk mengingat Allaah lalu kedua matanya mengucurkan air mata.

Astagfirullaah…Astagfirullaah…Astagfirullaah… Apakah kita sudah di dalam lingkaran golongan atau justru sekarang ada di luar lingkaran tersebut? Hanya diri kita masing-masing yang bisa menjawabnya.

Meski berat, sulit, mari kita sama-sama memperbaiki diri, kembali ke jalan syar’i. Semoga kita menjadi pemuda sukses di dunia dan di akhirat.  Allaahumma aamiin…

(Fawa’id Daurah SUKSES USIA MUDA-Ustadz Abu Nasiim Mukhtar dari SOLO di Ma’had Adhwa’us Salaf)

Allaahu a’lam…

Hafidzakumullaah….
Kita saling menjaga dan perbaiki diri dan tingkatkan kualitas ilmu, iman, akhlak dan takwa,
Insyaa Allaah aku, kamu, kita semua pasti bisa melalui masa muda sebaik-baiknya. Allaahumma Aamiin. Bi idznillaah.