Menurut Pak Peter (fashion t), katanya designer itu perlu CEO atau manajer, gak bisa dia mendesign baju, trus jd kepala produksi,trus marketing

Trus katanya designer itu seniman, jangan dipusingin dengan mengurus angka-angka, jumlah produksi, harga pokok, dsb,, *iya jg siy*

Jadi memang harus bagi-bagi tugas, kalau mau usaha fashion, trus bakat kita mendesign, harus ada teman yang mengurus produksi dan marketingnya.

Jangan berlarut-larut segala dikerjain sendiri, mulai dari mengukur, bikin sketsa, bikin invoice, nagih, ngirimin order. *halah cape*

Banyak designer berbakat tapi bingung/takut mau memulai usaha, harus dibantu..sayang dengan potensi yang dia punya jangan sampe layu sebelum berkembang.

 Tapi generasi sekarang bersyukur deh, banyak senior-senior pengalaman yang siap bagi-bagi ilmu sehingga kalau mau mulai usaha tinggal jreng,,

Kata pak @hattarajasa jangan menyepelekan pekerjaan designer, karena designer itu bisa membuat nilai tambah pada sebuah produk.
Kalo cuma jadi peniru, trus memproduksi massal, dia bukan designer yaa, tapi pembajak
Designer itu menciptakan dari yang belum ada, menjadi ada….
Kemarin di acara  launching buku, ada yang nanya? Gak takut designnya ditiru? Kalau memang menjadi inspirasi banyak orang, Insyaa Allaah gak takut.
Hanya saja, kita diberi akal oleh Allaah, harus kreatif, jangan menjadi pembajak yang merugikan orang lain,,
Seems like there wouldn’t be enough thank you for all my friends who always supporting me.
(Kultwit from Irna Mutiara)
May be its a secret Irna La Perle stunning as always. Mesmerized with your design as always. ><