Mahar adalah hak wanita dan wajib dalam pernikahan. Dulu sebelum paham ilmu agama yang bener. Taunya mahar itu ‘seperangkat alat sholat dan cincin si bayar tunai‘ aja. Ternyata setelah bergabung dengan teman-teman yang insyaaAllaah sudah lebih lama dan lebih paham agama, ternyata mahar itu macem-macem. Ada yang maharnya maktabah (punya ikhwannya), ada yang mihrab, dan suatu hari aku diundang akad nikah dan walimah seorang akhwat (adiknya ustadz disini), mahar yang diminta itu satu stel pakaian muslimah. *terharu* murah ya maharnya.. Masyaa Allaah ya…

Sebaik-baik mahar dalam pernikahan ialah yang sedikit bebannya kepada suami berdasarkan hadits ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu:

خَيْرُ النِّكَاحِ أَيْسَرُهُ

“Sebaik-baik nikah ialah yang paling mudah (maharnya).” (Shahih Abu Dawud, no. 2117,Taudhihul Ahkam, 5/311) [1]

Ehm, yang sebentar lagi mau nikah. Ingat ya, mahar murah itu sunnah. (Lirik ke akhwat yang lagi baca tulisan ini. Hihihi)

Uchuw yah... (Terjemah : Lucu ya...)

Sumber :

[1] Tentang Hafalan Al-Qur’an yang menjadi mahar