Pertanyaan :
Bagaimana cara mengatasi gigi berlubang yg cukup parah…?
(Irma)

Jawab:
Dear Irma,
Supaya diperoleh pemahaman yang lebih utuh tentang hal ini, pamanAGe sampaikan info berikut.

Sakit gigi /gigi ngilu terjadi terutama bila gigi kita berlubang, walaupun bisa juga timbul karena sebab lain. Lubang gigi terjadi secara bertahap dari yang kecil sampai besar sekali, karena sekali gigi berlubang tidak bisa menutup lagi. Setiap tahap lubang ini memberi keluhan berbeda dari mulai cuma ngilu saja sampai sakit kalau kena rangsang tertentu sampai sakit berdenyut, terus menerus dsb.

Tahap-tahap, gejala dan pengobatannya gigi keropos / berlubang /rusak:

  1. Bila Lubang masih kecil, biasanya tidak tampak sebagai lubang serupa bintik hitam pada permukaan, biasanya belum menyebabkan rasa sakit gigi. Namun, ini adalah awal dari suatu karies (lubang gigi). Kalau segera ke dokter gigi, mungkin bisa langsung ditambal.
  2. Pada saat lubang menjadi tambah besar (bagian yang menghitam tambah besar) dan dalam dan masih pada lapisan email, mulai timbul rasa ngilu terhadap rangsang manis.Kalau ke dokter gigi, biasanya masih bisa ditambal, kadang-kadang perlu diobati dulu sekali.
  3. Kalau tidak dirawat, proses tersebut pada tahap 2 akan berlanjut dan lubang akan jadi makin besar serta mencapai lapisan tulang gigi (dentin). Gigi mulai sakit terhadap rangsang dingin, dan akhirnya juga terhadap rangsang panas. Bagian yang hitam tambah besar dan tambah dalam lagi. Bila ke dokter gigi, masih bisa ditambal tapi harus diobati dulu, mungkin perlu pelapis atap syaraf gigi.
  4. Akhirnya pulpa (saraf) gigi meradang, dan gigi sakit dengan rasa berdenyut yang cukup hebat dan terus menerus., apa lagi saat kta berbaring / tidur. Bila ke doktergigi, masih bisa ditambal tetapi syaraf gigi harus dimatikan dulu, lalu dirawat, diawetkan dan akhirnya ditambal.
  5. Bila dibiarkan, lama-lama gigi mati dan “lucunya” gigi jadi tidak ada rasa sakit lagi, padahal penyakitnya jalan terus. Bila ke dokter gigi, kadang-kadang masih diobati dan dirawat endodontik lalu diawetkan dan ditambal. Sementara itu jaringan gigi makin habis terkikis,sehingga sering terlihat gigi yang warnanya hitam karena lubang yang sudah begitu besar. Sementara itu lubang gigi tambah besar dan dalam, lama-lama bisa tumbuh daging dari tengah gigi (disebut polip gigi). Polip ini biasanya sakit kalau tertekan makanan dan mudah berdarah.
  6. Bila dibiarkan lagi , proses ini berakhir dengan infeksi gigi dan bisa juga disertai abses yang bernanah dengan pembengkakan gusi sampai pipi.
  7. Biasanya gigi sudah mulai goyang, karena sudah kehilangan jaringan tulang pendukungnya. Indikasi perawatan gigi seperti biasanya harus direlakan dicabut.
  8. Kalau luka pencabutan sudah sembuh, bisa dibuatkan gigi palsu.

Satu-satunya cara untuk mengatasi gigi berlubang adalah dengan mengobati, merawat, dan akhirnya menambalnya kalau masih mungkin. Kalau sudah terlambat dan enggak ketulungan yaaa….terpaksa dicabut !
Catatan :

  • kadang-kadang lubang gigi tersembunyi letaknya sehingga sulit terlihat, padahal sudah mulai menimbulkan keluhan.
  • makin terlambat kita mengobati gigi karies / keropos, makin lama pula perawatan, makin banyak waktu, tenaga dan biaya terbuang.
  • Bila gigi yang sudah membusuk dibiarkan :

Pengaruh gigi berlubang terhadap kesehatan bagian tubuh lainnya.

Ada suatu teori yang disebut Focal Infection, yang secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut; bila ada gigi berlubang dan sudah membusuk dibiarkan tanpa perawatan atau dicabut, bisa (tetapi tidak selalu) menyebabkan kelainan pada bagian lain dari tubuh kita, seperti mata jadi terganggu, rematik, kelainan jantung, ginjal dan lain sebagainya. Gatal-gatal termasuk kemungkinan yang bisa terjadi. Selain itu gigi yang sudah mati / busuk membuat bau mulut tidak sedap.

Saran : pencegahan selalu lebih baik ketimbang pengobatan ¡
Sebetulnya semua perawatan gigi, termasuk pencabutan yang dilakukan dengan cara yang baik dan benar, sesuai indikasinya dan dilakukan oleh orang yang kompeten serta terampil tidak akan memberikan dampak buruk.

Salam dokter Age (Haryanto AG – pamanAGe) Semoga info ini bermanfaat !