Seandainya andai itu boleh
ku kan terus mengandai-ngandai sepanjang hari

Aku menyesali
Menyandarkan kepala sejenak,
tersenyum,
sampai tak terasa titik-titik air mata pun terjatuh,

Kau menangis…?

Kemana ayahmu? Kemana ibumu? Kemana saudaramu? Kemana temanmu?
ENTAH

Sakit…

Tapi kemanakah perginya langkahmu
ENTAH

Biarkan aku pejamkan mataku sejenak.
Aku sakit…