image

Alhamdulillaahiladzi bini’matihi tatimmushsholihat. Hari ini perdana ngepel dirumah baru. Rumah keluarga baru yg mungil dan minimalis. Satu sudut jadi kantor dan sudut yg lain jadi workshop. Harapan yg bikin mimpi-mimpi tumbuh dan berkembang. Aku pesimis dan hampir nyerah tapi akhirnya Allah juga yg nolongin. Tapi aku ga bisa sendiri terus. Aku capek pikiran, capek hati, capek tenaga. Aku yakin aku bisa bertumbuh dan melalui semua dengan baik. Tapi ada satu orang yg ingin menolong tapi caranya gak bagus. Kata-katanya gak indah. Aku ingin jauh dari satu orang itu aja ya Allah. Aku emang lucu, tapi aku gak bisa pura-pura gak marah atas kata-kata kemarin yg bikin aku semaleman nangis. Mataku ampe merah. Aku memutuskan aku harus jauh dari orang itu. Aku mau berjuang dg orang² yg mau berjuang bersamaku. Karena aku punya mimpi. Aku gak punya harapan apa² thd orang lain untuk memberiku segala macam. Tapi aku berharap aku bisa memberi banyak manfaat untuk orang lain.