Dalam menjalani hidup. Kadang kita merasa jenuh. Kadang merasa bahwa hidup kita begitu sulit dibandingkan jika kita melihat orang lain. Padahal belum tentu. Coba sesekali kita ‘berjalan keluar’ dari diri kita. Kita melihat diri kita dari sudut pandang kita sebagai orang lain. Banyak hal yang bisa kita syukuri. Hidup kita begitu nikmat. Hidup kita itu banyak kemudahan. Yang belum tentu orang lain itu bisa merasakan yang sama.

Setiap kita sudah Allah beri kekurangan & kelebihan masing². Semuanya untuk mengajari kita tentang arti sebuah kata. Syukur.

Pandang diri kita.
Pandang apa yang kita punya. Belumkah belumkah itu membuat kita merasa cukup bahagia?
Bahagia memang hanya milik mereka yg bersyukur dengan kekurangannya.

Membanding-bandingkan diri dengan orang yang lebih bersinar, akan membuat kita semakin redup. (Bang Alit)

Seperti cara kita yang selalu membandingkan diri dgn orang yang ‘terlihat’ punya segalanya, membuat diri kita semakin tak punyai apa-apa..

Hidup adalah bahagia.
Bahagia adalah kamu.
Kamu adalah alasan
Untuk dirimu bisa memahami arti bahagia..
Dan tentang mereka
Ayahmu..
Ibumu..
Sahabatmu..
Dan mungkin seseorang yang jauh,
Atau mungkin juga sudah dekat..
Yang akan membagi hidupnya bersamamu.

Sesekali kita perlu pergi ke tempat yang sunyi. Untuk mengadu tentang hati. Berbisik pada Pemilik Cinta.

Mungkin kita masih perlu sekali lagi mengoreksi tentang artinya bahagia.