Posts from the ‘Pemuda Islam’ Category

Kalo Saya Tidak Berjilbab, Gimana Nasib Ayah Saya?


Ayahku bukan orang yang paham banget ilmu agama, tapi untuk sholat ke masjid, ngaji, dan qiyamullaail gak pernah ketinggalan. Utk urusan itu jg beliau selalu mengingatkan kami, anak-anaknya. Alhamdulillaah, entah dari do’a siapa akhirnya aku mendapat hidayah dan kenal ilmu syariat yang bener-bener ORI.

Aku bukan orang yg selalu benar, tapi aku berusaha utk mengikuti apa yg Allah dan RasulNya perintahkan. Salah satunya BERJILBAB. JILBABku ini dipakai bukan hanya utk malaksanakan kewajiban atas perintah Allaah, tapi JILBABku ini juga untuk ayahku.

Kata Rasulullaah ~> suami yg membiarkan istri dan putrinya terbuka auratnya itu gak akan masuk surga <~ Masa rela sih ayah gak masuk surga gara-gara kita putri kesayangannya gak nutup aurat? Aku sih gak rela. Makanya aku selalu pake JILBAB.

Tdk akan masuk surga seorang suami yg tdk cemburu dg membiarkan istri & putrinya terbuka auratnya (HR Bukhari Muslim)”

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –  – – – – —

Jadi anak jangan egois utk selalu nunda-nunda pake jilbab. Sayang ayah kan?
Jadi istri jangan egois utk selalu nunda-nunda pake jilbab. Sayang suami kan?

Meskipun ayah/suaminya gak pernah maksa-maksa pake jilbab, tapi kita yang harus sadar. Karena kita sayang ayah & sayang suami (bagi yg udah punya).

Buat yg udah diuber-uber ayahnya atau suaminya buat pake jilbab. Buruan pakek jilbabnya. Percayalah itu tanda…. cinta.

Buat ayah atau suami yang anak atau istrinya belum pake jilbab, buruan diuber-uber suruh pake jilbabnya, atau surga kalian akan terancam.

Buat cewe cewe yang belum punya suami buruan pake jilbabnya, karena cowo cowo jaman sekarang cari calon istri yg udah berjilbab biar ga cape nguber-uber nyuruh pake jilbab.

 

Untukmu Shalihah


Untukmu Shalihah

Untukmu Shalihah

Teruslah bebas melangkah,
Kutau kau tak kenal lelah,
Karna hatimu berazzam Lillaah..
Tak pernah mengeluh, meski berpeluh
Beban pundakmu tak ringan, tapi slalu kaukatakan, “Inilah perjuangan..”

Iya, inilah jalan perjuangan kita,
setapak demi setapak langkah kita
Teruslah melangkah, SHALIHAH
dan jadilah pejuang yang tak kenal henti.

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

“Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita SHALIHAH”
(HR Muslim)

“Dunia itu penuh dgn kenikmatan. Dan sebaik-baik kenikmatan dunia adalah istri yang SHALIHAH.” (Lihat Shahih Jami’ Shaghir karya Al-Albani)

 

Al Fajr


Betapa indahnya bila Allaah telah mencintai kita…

Allaah menyeru kita, “wad~khuli jannati…( dan masuklah ke dalam surga-Ku..
Masyaa Allaah… Benarkan kita yang di seru-Nya itu ?

Wahai wanita shalihah….

Engkau bukanlah wanita yang tak memiliki kekurangan atau kesalahan..
Tapi dengan  keshalihanmu, ketaatanmu, kepatuhanmu buatlah suamimu senantiasa ridha terhadapmu..

 Wanita manapun yang meninggal dunia sementara suaminya ridha kepadnya, pasti akan masuk surga.” ( Jami’ At-Tirmidzi, 1161 )

Yaa ayyaatuhaan-nafsul mutma~innah , irji’ii ilaa Rabbiki raadhiyatam mardhiyyah , fad~khuli fi’ibaadi..wad~khuli jannati…. (Al Fajr 27-30)

“Wahai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku” (Terjemah Q.S. Al Fajr 27-30)

Jadilah Pemuda Sukses. Caranya?


Bismillaah…

Kemarin adalah daurah tentang SUKSES USIA MUDA. Masyaa Allaah. Waktu pamitan, pengen nangis rasanya waktu ada akhawat yang memelukku sambil membisikkan untaian do’a. ‘( Jadi gak pengen pulang, pengen di Ma’had. ‘(

Waktu pulang juga Alhamdulillaah ‘alaa kulli haal mendapat ujian. Insyaa Allaah, uang yang dikeluarkan, tidak sebanding dgn ilmu yang di dapatkan. Kesusahan menuju ma’had, tidak sebanding dengan ilmu yang kita genggam.

Jadilah Pemuda Sukses -Ciri-ciri orang Sukses

  1. orang tersebut memiliki keimanan
  2. orang yang beramal shaleh
  3. saling menasehati antara satu dengan yang lain dalam kebenaran
  4. Saling menasehati dalam hal kesabaran. Read more…

Yaa Ukhay


UNTUK IKHWAN, Pernah memanggil sahabat dengan panggilan yaa ukhay? Konon katanya dalam perbendaharaan bahasa Arob, kata ukhay ini meunjukkan persaudaraan yang lebih dekat dan lebih disayangi daripada panggilan yaa akhi. 

(Fawa’id ustadz Dzulqornain hafidzahullaah, Ushul Fiqh, Hari ini (15/04) di Masjid Jajar Solo )

Kalau UNTUK AKHAWAT. Yang lebih dekat dari yaa ukhti apa ya?

Untaian Syair


لَيسَ الفَتَاةُ بِمَالِهَا وَجَمَالِهَا كَلا وَلا بِمفَاخر الآبَاء
لكِنَّهَا بِعَفَافِها وَبِطهرِها وَصَلاحِها للزَوجِ والأَبنَاء
وَقِيَامِها بِشُؤُونِ مَنزِلِها وَاَن تَرعَاك في السَرَّاءِ والضَرَّاء

Perempuan itu bukanlah dilihat dari harta dan kecantikannya
Sekali-kali bukan itu, begitu juga tidak dilihat dari silsilah nenek moyangnya
Tapi perempuan itu dilihat dari kesucian dan agamanya
Dan (dilihat) dari kebaikannya kepada suami dan anak-anaknya
Serta (dilihat) dari ketekunanya dalam menjalankan tugas rumahnya
Dan dia selalu menemanimu dikala suka dan duka

Sumber dari sini.

 

Bandingkan. Mana yang Lebih Cantik?


Bismillaah…
Saat FB-walking, saya betemu dengan gambar ini. Saya paham maksud yang buat gambar ini tuk buat kita berfikir, mana yang lebih baik antara wanita yang berhijab dan tak berhijab?
Tapi maaf ya, gambarnya rada seksi. Jadi jangan terkejut. Di bawahnya juga saya tuliskan reaksi orang yang tengok gambar ini.

Gambar aslinya bagian kepala ada matanya, tapi sekarang sudah saya samarkan bagian mata dan kepalanya dengan harapan tak masuk dalam memajang makhluk bernyawa

Jadi, lihat dan renungkanlah… Mana yang lebih cantik? Read more…