Posts from the ‘Warisan Ilmu 2’ Category

The Absurd Day


Pagi tadi dipenuhi oleh hal-hal yang…..  apa ya namanya…. ><‘

Pertamanya, malam-malam yang sunyi ada suara orang yang turun tangga trus buka pintu depan. Malam yang sunyi sekali, ampe-ampe suara-suara yang jauh terdengar sempurna. Semacam ada suara orang masukin kunci motor dan menuntunnya keluar. Jangan-jangan cowo. Kalo cewe, masa cewe keluar malem-malem. Keknya cowo deh. Siapa ya? Liat – gak – liat – gak… Di liat ga yah ? Eh ternyata orang itu masuk lagi. Oke di liat. Buka kunci pelan-pelan, buka pintu dikit. Nah, orangnya lewat. Dan setelah lewat ternyata –> Mamang penjaga rumah. _- yaaaaaaaaaaah.. Kirain sapah. Gak asik… Read more…

Orang Pintar


Smart-People

Tulisan di gambar di atas, “Tolong dong minta nomor telpon orang pinter, urgent. Nuhun“.

Bahasa Inggisnya -> “Please ask for phone numbers of people smart, urgent. Nuhun“. Antara  kasian, miris, lucu. Bisa-bisanya pusat info kota retweet info beginian. Hall ow this year is twenty twelve…

Usut punya usut, ternyata saudaranya (atau entah siapanya gitu) hanyut di pantai (pantai mananya gak tau) karena terlalu tengah berenangnya. Ya namanya juga saking panik kali ya trus karena minimnya ilmu agama. Jadi halalkan segala cara. Kasian.. Kasian…  

ISENG dateng ke dukun, tanpa membenarkan ucapannya -> Sholat gak diterima 40 hari.
DATENG KE DUKUN DAN PERCAYA UCAPANNYA -> KAFIR. Astagfirullaah… keluarlah dia dari ISLAM. Dan TERHAPUSLAH seluruh amalan yang telah dilakukan.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya”. ( surat An-Nisa’ ayat 48)

Sayangnya sekarang dateng ke dukun udah di anggep biasa. Pertolongan Dukun lebih di cari padahal pertolongan Allaah itu lebih nyata…

Padahal, Kesulitan itu datang dari Allaah dan kemudahan itu juga akan datang dari Allaah. Dan setelah adanya kesulitan itu, Allaah janjikan akan datangnya kemudahan.

Bi idznillaah…
*CMIIIW* 

Tragedi Pagi


Aku dan dia selama ini berteman baik. Sudah lama. Sekitar kurang lebih dua tahun. Namanya pupu. Nama panjangnya Pupusi Sidiaradaga(lau.)

Sampai akhirnya pagi tadi hubungan kami rada memanas, tepatnya pas nyari sinyal dan kutaruh di jejeran buku-buku. Eh, ga taunya merosot. Trus dia nibanin kakiku. Huhuhuhu. #nyutnyutan. Asli ini nibaninnya kayak penuh dendam banget. Sakit mumu… ‘(

Anehnya pas jatoh hpnya gak mati. Mungkin kakiku, landasan melenting yang bagus.

Imut sih hapenya, tapi nyebelin. Sampe merah dong dan benjol. Ihh, parah banget dia. ‘(

Karena saking emosinya, akhirnya aku bales dia, aku jedukin dia ke bukuku yang tebel. Rasain. #dendamkusumawati. Read more…

Muroja’ah bahasa Arob : Fi’il


On My Board

Every Ahad, I am going to Arabic languages courses. And in Saturday night, usually I am repeat and do exercises also do my home work.

Its very fun. Like a school anymore. I come to my teacher’s home, then I hear her explanation, then we do exercises, and in the end of lesson we get some homework. Such a fun thing to do with kids! Hehehehe.

And actually this was done when me on childhood. But, yaaa never  mind it. It is never too late to learn.
I learn the lessons of elementary school children when I became a student in college. It’s kind a funny thing, right?
I am ashamed, but once again It is never too late to learn, isn’t it ? D
Ngerti kan, aku ngomong apa?
D
Ngerti ga…
Ngerti ya..
Ngerti dong.
Hehehehe.