Allah memberikan petunjuk kepada siapa saja yang dikehendaki dan menyesatkan siapa saja yang dikehendaki.” (QS. An-Nahl [16]: 93)
Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah kepada kita dan orang-orang yang ada disekeliling kita, aamiin.

Janganlah kamu mengumbar auratmu hanya karena ingin pujian, sanjungan, atau karena takut dikatakan kolot dan kampungan.

Sungguh niat itu hanya akan membawamu kerugian saja karena Rasululloh bersabda :

Sesungguhnya Allah tdk melihat fisikmu,tdk pula melihat rupamu, akan tetapi Allah melihat hatimu” (HR.Muslim)


So, mulailah belajar dari hal yang terkecil yang bisa kamu lakukan pada dirimu pada saat ini.

Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia
tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak
.” (HR. Ahmad, 4/278.
Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana dalam As
Silsilah Ash Shohihah no. 667)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
Dan ingatlah tatkala Rabbmu mengumandangkan : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih” [QS Ibrahim : 7]

Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur demi (kebaikan) dirinya sendiri” [An-Naml : 40]

Imam Al-Qurthubi rahimahullah berkata :”Manfaat bersyukur tidak akan dirasakan, kecuali oleh pelakunya sendiri. Dengan itu, ia berhak mendapatkan kesempurnaan dari nikmat yang telah ia dapatkan, dan nikmat tersebut akan kekal dan bertambah. Sebagaimana syukur, juga berfungsi untuk mengikat kenikmatan yang telah didapat serta menggapai kenikmatan yg blm dicapai” [Tafsir Al-qurthubi 13/206]

Alhamdulillah…



Habib al-Jalab rahimahullah berkata: “Aku bertanya kepada Ibnul Mubarak: ‘Apakah sebaik-baik perkara yang diberikan kepada seseorang?’ Dia menjawab: ‘Akal yang cerdas.’ Aku berkata: ‘Kalau tidak bisa?’ Dia menjawab: ‘Adab yang baik.’ Aku berkata: ‘Kalau tidak bisa?’ Dia menjawab: ‘Saudara penyayang yang selalu bermusyawarah dengannya.’ Aku berkata: ‘Kalau tidak bisa?’ Dia menjawab: ‘Diam yang panjang.’ Aku berkata: ‘Kalau tidak bisa?’ Dia menjawab: ‘Kematian yang segera.’” (Siyar A’laamin Nubalaa’, VII/397)

‘Kalau tidak bisa? <—–contoh kasus

.

Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka ketika maut menjemputnya hendaknya dia dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir, memperlakukan orang lain sebagaimana pula dirinya ingin diperlakukan demikian.”
( HR. Muslim (1844) dan Nasa’I (4191)

Senanglah dan  teruslah menambah ilmu agama (ilmu syar’i) yang sangat berguna, semoga kita dapat menerapkannya…                                                                                                                                                     Kita berusaha sekuatnya agar kita berharap surgaNya Allah yang indah itu. Dan semoga Allah menjauhkan kita dari nerakaNya yang penuh siksaan yang kita tidak sanggup.