Posts tagged ‘pertolongan Allaah’

Alhamdulillaah


Ciyeeh…ciyeeh… pacal balu niyeeeh… *syum2*. Dah akur ya sekarang.
Alhamdulillaahiladzi bini’matihi tatimmush-shaalihaat.
Atas berkat rahmat, pertolongan, dan kemudahan dari Allaah dan segenap wasilah-wasilah yang baik.
Akhirnya mereka dipertemukan.
>< Luv both of you. *terharu*

So sweet kan.
Dan postingan hari ini, pakai laptop HP.  Whuhuw. Seneng deh. Alhamdulillaah ya Allaah. Read more…

Advertisements

Seminar Cinta


Sekarang waktu menunjukkan pukul am dan  dan dan sedang mengumpulkan semangat membara. Meski masih rada ngantuk, mungkin taruh kepla di bantal  itu ide yang bagus. Tapi itu buruk kalau untuk sekarang, karena sekarang sedang tik tok tik tok counting down menuju penutupan akhir pendaftaran seminar.

Hoowhoowhoow, memang beginilah mudahnya PA. Ngerjain baru sepekan, tapi udah mau daftar seminar. Haghaghag, apa sih yang gak mungkin. Sesuatu yang lebih serem dari itu, ternyata proposal yang aku kerjain, sedikit yang dinyatakan bersalah oleh pembimbing. Dwooh. Ini diteliti atau gak sih. Huhuhuhuhu. Akhirnya mencoba ditanyakan, “Pak, yang bagian ini gimana pak?”, ” yang ini pak?”, “yang ini saya ubah begini pak, gak apa-apa pak? “.

dan jawabannya Read more…

Tak Perlu Khawatirkan aku, Karena Jubahku Menyapu Jalanan


Bismillaah Ar Rohmaan Ar Rahiim

Sesungguhnya segala puji hanya milik Allaah, kita memuji kepada-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, dan memohon ampun kepada-Nya.  Kita memohom perlindungan kepada Allaah dari keburukan diri-siri kita dan kejelekan amal-amal kita.

Siapa saja yang elah diberi petunjuk oleh Allaah, maka tiada seorangpun yang dapat menyesatkannya. Dan siapa saja yang telah disesatkan oleh Allah, maka tiada seorangpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.

Mungkin seseorang di antara kita pernah mendengar, ketika ada orang melihat akhwat memakai jubah (gamis akhwat) yang menyapu jalanan, kemudian berkata  :

“Mbak, mau nyapu jalan ya? Itu lho gamisnya kepanjangan, sampai ke tanah.”
“Sudah lebar, panjang pula. Apa ga kotor? Kalau kena najis di jalan gimana? Ga sah donk kalau pakaiannya dipakai sholat.”
“Iiiih… Jadi muslimah kok jorok sih? mbo’ panjangnya yang biasa aja. Ga usah berlebihan. Biar ga kotor…”

Ukhti, sering mendengar komentar semacam ini bukan ?

Padahal di sisi lain banyak, akhwat yang mengaku muslimah,tapi meremehkan masalah menutup aurat. Kaki, bagian tubuh wanita yang seharusnya ditutup justru digembor-gemborkan agar dijadikan salah satu daya pikat kecantikan wanita. Semakin pendek pakaian, semakin menarik, begitu anggapan mereka. Bahkan rok pendek dan rok mini menjadi bagian dari fashion model baju wanita. Wal iyaudzubillah.

Lalu, sepanjang apakah seharusnya pakaian wanita menurut syariat? Read more…